.png) |
| Camat Cisolok Resmi Lantik Anggota BPD-PAW Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi). |
SMartnewsroom.com || SUKABUMI - Penguatan
fungsi kelembagaan desa menjadi perhatian Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq,
saat melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antarwaktu
(PAW) Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis
(29/10/2026).
Pelantikan yang digelar di Aula
Kantor Desa Wangunsari tersebut dilaksanakan atas nama Bupati Sukabumi untuk
mengisi kekosongan keanggotaan BPD setelah anggota sebelumnya meninggal dunia.
Anggota yang baru dilantik akan melanjutkan tugas hingga berakhirnya masa
jabatan periode 2018–2026.
Dalam sambutannya, Camat Cisolok,
Okih Pazri Assidiq menekankan bahwa kehadiran anggota BPD PAW harus membawa
manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi
dalam struktur pemerintahan desa, melainkan amanah yang menuntut komitmen,
integritas, dan tanggung jawab.
Ia meminta anggota BPD yang baru
dilantik segera memahami tugas dan kewenangannya, terutama dalam menyerap
aspirasi masyarakat, menyampaikan kebutuhan warga, serta memastikan
penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan.
“Pelantikan ini bukan sekadar
kegiatan seremonial atau formalitas administratif, tetapi awal dari amanah dan
tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Okih.
Okih menjelaskan, BPD mempunyai
peran penting dalam membangun pemerintahan desa yang demokratis. Selain
menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, BPD juga menjalankan fungsi
pembahasan dan penyepakatan peraturan desa bersama kepala desa serta pengawasan
terhadap kinerja kepala desa.
Karena itu, hubungan antara BPD dan
pemerintah desa harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, saling
menghormati, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Okih menegaskan, kemitraan
antarlembaga tidak boleh menghilangkan fungsi pengawasan. Sebaliknya,
pengawasan yang dijalankan secara objektif dan sesuai aturan menjadi bagian
penting untuk mendorong pemerintahan desa yang transparan dan bertanggung
jawab.
“Sinergi bukan berarti menghilangkan
fungsi pengawasan. Melalui kemitraan yang sehat, transparansi, dan saling
mengingatkan, penyelenggaraan pemerintahan desa akan semakin baik dan
akuntabel,” katanya.
Selain itu, anggota BPD diminta
turut mengawal pelaksanaan pembangunan agar program yang direncanakan
benar-benar menjawab kebutuhan warga. Penggunaan anggaran desa juga perlu
menjadi perhatian agar pelaksanaannya sesuai ketentuan dan manfaatnya dapat
dirasakan masyarakat.
Ia mengingatkan agar setiap anggota
BPD menjaga independensi dalam menjalankan tugas, menghindari konflik
kepentingan, serta tidak menjadikan jabatan sebagai sarana untuk mengutamakan
kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Pastikan setiap program pembangunan
benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, dilaksanakan sesuai ketentuan, dan
memberikan manfaat nyata bagi warga,” tuturnya.
Diminta Langsung Beradaptasi
Mengingat masa jabatan yang tersisa
relatif singkat, Okih meminta anggota BPD PAW Desa Wangunsari segera
menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami berbagai persoalan yang
menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia berharap waktu pengabdian yang
tersisa tidak hanya dimanfaatkan untuk menjalankan rutinitas administratif,
tetapi juga diisi dengan langkah konkret yang mendukung perbaikan tata kelola
pemerintahan desa.
Menurutnya, keberadaan BPD harus
mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus menjadi
jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah desa.
“Jangan sampai waktu pengabdian yang
tersisa hanya diisi dengan kegiatan administratif. Manfaatkan kesempatan ini
untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Wangunsari,” tegasnya.
Okih juga mengajak seluruh unsur
pemerintahan Desa Wangunsari menjaga kekompakan dan kondusivitas wilayah.
Perbedaan pandangan dalam proses pemerintahan, kata dia, merupakan hal yang
wajar selama disikapi secara dewasa melalui musyawarah dan tetap mengutamakan
kepentingan bersama.
Ia berharap sinergi antara BPD dan
pemerintah desa semakin kuat sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat
berjalan lebih efektif, terbuka, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
“Keberhasilan pemerintahan desa
bukan ditentukan oleh siapa yang paling berkuasa, melainkan oleh seberapa baik
seluruh unsur pemerintahan bekerja sama dan memberikan manfaat bagi
masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pelantikan anggota BPD PAW
tersebut, Pemerintah Desa Wangunsari diharapkan semakin memperkuat fungsi
kelembagaan, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mendorong pembangunan yang
berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah