![]() |
| Petugas Damkar Palabuhanratu Saat Padamkan Api Area Kebun Jati Bantargadung. (sumber foto: Damkar Palabuhanratu) |
SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi berjibaku Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di area kebun jati milik warga di Kampung Citamiang RT 04/06, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026) malam.
Kebakaran menghanguskan vegetasi alang-alang kering di lahan dengan luas terdampak sekitar satu hektare. Kobaran api sempat membuat warga sekitar panik lantaran lokasi kebakaran berada hanya sekitar 50 meter dari permukiman.
Mengetahui adanya laporan kebakaran, petugas Pos Damkar 1 Palabuhanratu langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Wadanpos 1 Palabuhanratu, Ukan Sukandi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.00 WIB.
“Lokasi kebakaran cukup dekat dengan permukiman warga, jaraknya sekitar 50 meter. Api membakar alang-alang kering di area kebun jati dengan luas kurang lebih satu hektare,” ujar Ukan saat ditemui SMartnewsroom.com di lokasi.
Dalam proses penanganan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi turut dibantu P2BK Bantargadung, unsur Kecamatan Bantargadung, URC Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.
Petugas langsung berjibaku melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke arah permukiman warga.
Berkat kesigapan petugas bersama unsur gabungan dan masyarakat, kobaran api berhasil dikendalikan. Api kemudian dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 19.45 WIB.
“Alhamdulillah api sudah padam sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dan tidak ada warga yang diungsikan,” jelas Ukan.
Pasca-pemadaman, petugas memastikan kondisi di sekitar lokasi aman dan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber munculnya titik api.
Wadanpos 1 Palabuhanratu, Ukan Sukandi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya selama musim kemarau ketika kondisi vegetasi dan alang-alang cenderung kering serta mudah terbakar.
“Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Jika melihat titik api atau asap dari area kebun dan lahan, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepatnya,” pungkas Ukan.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah
.png)
