![]() |
| Okih Pazri Assidiq Dorong Percepatan Pemulihan Kampung Adat Ciptamulya Pascakebakaran. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi). |
SMartnewsroom.com || SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengakselerasi pemulihan kawasan Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, pascakebakaran yang mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak.
Percepatan pemulihan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi virtual antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI dari Pendopo Sukabumi, Selasa (3/11/2026).
Dalam rapat tersebut, Sekda H. Ade Suryaman memaparkan perkembangan pembangunan kembali rumah warga. Dari total 51 rumah yang terdampak, sebanyak 15 unit telah selesai dibangun, 34 unit masih dalam proses pengerjaan, dan dua unit lainnya belum mulai dibangun.
Menurutnya, pembangunan rumah warga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sementara penataan lahan melalui pekerjaan cut and fill menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Selain pembangunan rumah, sejumlah fasilitas dasar juga telah tersedia, di antaranya MCK, sarana air bersih, serta gapura yang merupakan bantuan dari para donatur.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan prioritas yang perlu segera dituntaskan. Di antaranya pembangunan 49 leuit atau lumbung padi adat, tempat ibadah, pengaspalan jalan lingkungan, serta tembok penahan tanah (TPT).
Tidak hanya infrastruktur, masyarakat juga membutuhkan fasilitas pendukung pelestarian adat dan budaya, seperti panggung seni, balai riung, serta perlengkapan kesenian tradisional.
Ade Suryaman mengatakan, Pemkab Sukabumi telah menyiapkan anggaran perubahan untuk pengadaan gamelan. Adapun kebutuhan fasilitas lainnya akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama kementerian dan instansi terkait.
Ia berharap dukungan lintas sektor dapat mempercepat pemulihan kawasan terdampak, sehingga masyarakat tidak hanya kembali memiliki tempat tinggal yang layak, tetapi juga dapat menjalankan kehidupan sosial, keagamaan, dan adat budayanya seperti sediakala.
Sementara itu, Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan bahwa proses pemulihan kawasan Kasepuhan Ciptamulya telah menunjukkan perkembangan positif, terutama melalui pembangunan kembali rumah warga dan penyediaan sejumlah sarana prasarana dasar.
Namun, menurutnya, masih diperlukan dukungan dan intervensi dari berbagai pihak untuk menuntaskan pembangunan rumah serta memulihkan fasilitas adat, sosial, budaya, keagamaan, dan infrastruktur lingkungan.
Okih menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan.
"Melalui sinergitas dan komitmen bersama, kami berharap pemulihan kawasan Kasepuhan Ciptamulya dapat berjalan secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan. Sehingga kehidupan masyarakat, termasuk tradisi dan budaya adat yang menjadi identitas kawasan tersebut, dapat kembali berjalan dengan baik," ujarnya.
Pemulihan Kampung Adat Ciptamulya diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat dan budaya masyarakat setempat sebagai bagian dari warisan budaya Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


