SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

PILIHAN EDITOR

LIHAT SEMUA →

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 19 Oktober 2026

Camat Cisolok Hadiri Penyerahan 100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Untuk Warga Sukabumi

 

100 Becak Listrik Gratis untuk Warga Sukabumi Di Bagikan. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menghadiri penyerahan secara simbolis 100 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (19/10/2026).

Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu upaya mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi becak, agar dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih mudah dan efisien.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Wakil Ketua Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta para penerima manfaat.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberadaan becak listrik diharapkan dapat membantu pengemudi becak dalam bekerja sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung berbagai program pemerintah pusat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut meliputi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga bantuan becak listrik.

Bupati juga berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan memperoleh manfaat. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen mengupayakan perlindungan bagi para penerima manfaat melalui kepesertaan asuransi.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, terutama para pengemudi becak.

Menurut Nanik, program pemberian becak telah berjalan sejak 2023, sebelum Prabowo menjabat sebagai presiden. Melalui program tersebut, para penerima diharapkan memiliki sarana produktif untuk mencari nafkah dan meningkatkan pendapatan keluarga tanpa terbebani kewajiban setoran kepada pihak lain.

Ia juga berpesan agar seluruh penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik sesuai peruntukannya. Bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan karena ditujukan sebagai sarana usaha untuk menunjang kebutuhan hidup penerima manfaat.

Selain itu, Nanik menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pengisian daya agar becak listrik dapat digunakan secara optimal.

Sementara itu, Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq menyambut baik penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan sarana usaha untuk meningkatkan kesejahteraan.

Menurutnya, program bantuan becak listrik diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, khususnya dalam menunjang aktivitas mencari nafkah dan membantu meringankan beban pekerjaan sehari-hari.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh pihak Yayasan GSN, Bupati Sukabumi, dan para penerima manfaat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan uji coba becak listrik yang dikendarai langsung oleh para penerima manfaat, Wakil Ketua Yayasan GSN, Bupati Sukabumi, serta jajaran terkait. Uji coba tersebut menempuh rute sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Melalui bantuan ini, diharapkan para pengemudi becak dapat memperoleh kemudahan dalam bekerja, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Jumat, 16 Oktober 2026

Bukan Sekadar Masak dan Distribusi! Camat Cisolok Ingatkan SPPG Soal Legalitas Bangunan

 

Demi Keamanan Penerima Manfaat, Camat Cisolok Tekankan Standar Dapur MBG. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian pemerintah setempat. Kali ini, sorotan tertuju pada kelengkapan legalitas bangunan dan pemenuhan standar kelayakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menegaskan bahwa setiap pengelola dan mitra SPPG perlu memastikan fasilitas yang digunakan untuk mengolah makanan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), termasuk kesesuaian fungsi bangunan dengan aktivitas operasional dapur MBG.

Menurut Okih, kelengkapan legalitas tidak boleh dianggap sebagai formalitas belaka. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan fasilitas pengolahan makanan memenuhi standar kelayakan dan mendukung keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

“PBG bukan sekadar kelengkapan administrasi. Legalitas dan kelayakan bangunan menjadi bagian penting untuk memastikan dapur SPPG dapat digunakan sesuai fungsi dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Okih, Sabtu (16/10/2026).

Ia menambahkan, pemenuhan persyaratan dapur SPPG harus mencakup berbagai aspek. Mulai dari kondisi bangunan, higiene dan sanitasi, keamanan pangan, hingga penerapan standar operasional dalam proses pengolahan makanan.

Okih meminta pengelola SPPG yang masih memiliki kekurangan agar segera melakukan pembenahan dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Langkah tersebut perlu disertai jadwal penyelesaian yang terukur agar proses pemenuhan persyaratan dapat dipantau secara berkala.

“Kami mendorong pengelola dan mitra SPPG segera menyelesaikan kewajibannya. Jangan sampai persoalan administrasi dan teknis dibiarkan karena program ini menyangkut makanan yang dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.

Pengawasan SPPG Bakal Melibatkan Lintas Sektor

Sebagai langkah penguatan pengawasan, Pemerintah Kecamatan Cisolok mendorong pendataan menyeluruh terhadap dapur SPPG yang beroperasi di wilayahnya.

Pendataan tersebut mencakup status legalitas bangunan, pemenuhan PBG, Sertifikat Laik Fungsi (SLF) apabila dipersyaratkan, kondisi fasilitas, standar higiene dan sanitasi, serta kelengkapan operasional.

Hasil pendataan diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah pembinaan dan pengawasan yang tepat. Pelaksanaannya juga perlu melibatkan pemerintah desa, Puskesmas, Forkopimcam, serta perangkat daerah terkait sesuai tugas dan kewenangannya.

Okih menegaskan, pendekatan pembinaan tetap menjadi prioritas agar pengelola dapat memperbaiki kekurangan yang ditemukan. Namun, kepatuhan terhadap ketentuan tetap harus menjadi perhatian serius.

“Prinsipnya kami mengedepankan pembinaan dan perbaikan. Namun, jika sudah diberikan kesempatan untuk memenuhi ketentuan tetapi tetap tidak dilaksanakan, tentu perlu ada tindak lanjut sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kualitas layanan. Sebab, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga dari terpenuhinya standar keamanan dan kelayakan dalam setiap proses penyelenggaraannya.

Pemerintah Kecamatan Cisolok pun akan terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program MBG berjalan tertib dan sesuai regulasi.

“Kami ingin program MBG berjalan berkelanjutan, tetapi pelaksanaannya harus aman, layak, tertib, dan sesuai aturan. Kepentingan utama tetap keselamatan dan kesehatan penerima manfaat,” pungkas Okih.

Dengan pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, pengelolaan dapur SPPG di Kecamatan Cisolok diharapkan semakin tertib, memenuhi standar yang dipersyaratkan, serta mampu mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara aman dan berkesinambungan.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Selasa, 13 Oktober 2026

TMMD Ke-130 Sasar Desa Mekarjaya Sukabumi, Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas

 

Kodim 0622/Kab. Sukabumi Gelar TMMD Ke-130 Di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi mengawali pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Selasa (13/10/2026). Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan desa melalui perbaikan infrastruktur, kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat.

Pembukaan TMMD berlangsung di Lapangan Bola Cikiara Kebun melalui upacara yang dipimpin Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas. Pelaksanaan tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Dalam kesempatan tersebut, Andreas menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk sinergi untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Ia menilai, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian, lembaga terkait, hingga masyarakat, menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung dan mengapresiasi program TMMD ini. Melalui program ini, kita membangun secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh unsur agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Andreas.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat budaya gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, menjelaskan bahwa TMMD ke-130 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas. Sasaran utamanya meliputi pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter yang menghubungkan Kampung Cikole dan Kampung Bojonggadog.

Selain itu, program ini mencakup rehabilitasi satu unit posyandu dan satu jembatan, pembangunan lima titik sumur bor, tiga unit mandi, cuci, kakus (MCK), serta perbaikan lima rumah tidak layak huni (rutilahu).

Di bidang pemberdayaan masyarakat, TMMD juga menghadirkan program ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare di Kampung Sukadamai. Kegiatan lainnya meliputi pemberian 100 paket makanan tambahan dan penyaluran 100 paket sembako.

Sementara untuk mendukung pelestarian lingkungan, dilakukan penanaman 500 polibag tanaman penghijauan di Gunung Hanjuang. Kegiatan kebersihan juga menyasar fasilitas umum dan Masjid Ar-Rahman.

Tak hanya pembangunan fisik, masyarakat juga akan mendapatkan penyuluhan di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga wawasan kebangsaan.

Dengan beragam sasaran tersebut, TMMD ke-130 diharapkan dapat mendukung peningkatan akses infrastruktur, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan kapasitas masyarakat di Desa Mekarjaya dan sekitarnya.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Camat Cisolok Hadiri Penyerahan 100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Untuk Warga Sukabumi

  100 Becak Listrik Gratis untuk Warga Sukabumi Di Bagikan. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi). SMartnewsroom.com , SUKABUMI - Camat Cis...

Smart NewsRoom

Informasi

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables