SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

PILIHAN EDITOR

LIHAT SEMUA →

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 17 September 2026

Banpangan 3 Bulan Cair di Cisolok, Data Penerima Jadi Sorotan

 

Banpangan Juli-September Mulai Disalurkan, Cisolok Pastikan Tak Salah Sasaran. (sumber foto: Ist).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Penyaluran Bantuan Pangan (Banpangan) untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Kabupaten Sukabumi mendapat pengawasan lintas sektor.

Ketepatan sasaran menjadi perhatian utama. Pemerintah memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat sesuai data penerima manfaat yang telah ditetapkan.

Monitoring dan evaluasi dilakukan di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2026).

Pengawasan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, Bulog, aparat penegak hukum, hingga unsur kewilayahan.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menegaskan bahwa validitas data menjadi salah satu kunci dalam penyaluran bantuan pangan.

Menurutnya, proses distribusi harus berjalan tertib dan transparan, sekaligus memastikan tidak terjadi ketidaksesuaian antara data penerima dengan kondisi di lapangan.

“Yang kami tekankan adalah memastikan data penerima sesuai dengan data yang telah ditetapkan. Bantuan juga harus diterima oleh masyarakat yang berhak serta proses penyalurannya berjalan tertib dan transparan,” ujar Okih.

Bukan Sekadar Menyalurkan

Monitoring dilakukan bukan hanya untuk melihat proses pembagian bantuan. Pemerintah juga mengecek berbagai potensi kendala yang dapat menghambat penyaluran.

Jika ditemukan persoalan atau ketidaksesuaian, pihak terkait akan segera melakukan koordinasi untuk menentukan tindak lanjut.

“Kalau ditemukan kendala atau ketidaksesuaian di lapangan, akan segera kami koordinasikan dan dilaporkan kepada instansi yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Administrasi dan dokumentasi penyaluran juga menjadi bagian yang turut diperhatikan. Setiap tahapan diharapkan tercatat secara tertib sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan program.

Dikawal Bersama

Okih menyebut pengawasan lintas sektor penting dilakukan karena penyaluran Banpangan melibatkan banyak pihak.

Koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Bulog, dinas terkait, Forkopimcam, serta unsur lainnya terus dilakukan agar proses distribusi berjalan sesuai ketentuan.

“Kami akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan penyaluran berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Hasil monitoring juga menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan berikutnya,” tutur Okih.

Dengan monitoring tersebut, Kecamatan Cisolok memastikan proses penyaluran Banpangan di wilayahnya terus dikawal, mulai dari ketepatan data hingga bantuan diterima oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Rabu, 16 September 2026

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dampingi Bupati Sukabumi Terima Kunjungan Kapolda Jabar Di Mapolres

 

Kunjungan Kapolda Jabar ke Sukabumi, Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi Pembangunan. (sumber foto: Muammar Khadafi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat menerima kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto di Mapolres Sukabumi, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan jajaran kepolisian serta seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan pentingnya kekompakan seluruh pihak dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Sukabumi.

“Yang pertama, yaitu tentang kekompakan untuk menjaga alam yang ada di Kabupaten Sukabumi,” kata Asep Japar.

Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan menjadi perhatian penting karena Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang luas dengan potensi berbagai bencana, termasuk gempa bumi dan bencana lainnya.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Selain persoalan lingkungan, Asep Japar juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dalam menjalankan pembangunan daerah.

“Yang kedua, menjaga kekompakan serta kebersamaan untuk membangun Sukabumi,” ujarnya.

Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Dalam kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat tersebut, Bupati Sukabumi turut didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali dalam agenda tersebut menjadi bagian dari sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Usia 156 Tahun, Pemkab Sukabumi Perkuat Pembangunan Infrastruktur hingga Ekonomi Masyarakat

 

Paripurna Istimewa DPRD, Bupati Paparkan Arah Pembangunan Sukabumi di Usia ke-156. (sumber foto: Muammar Khadafi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Memasuki usia ke-156 tahun, Kabupaten Sukabumi tidak hanya memperingati perjalanan sejarah daerah, tetapi juga menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat komitmen pembangunan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rangka Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah program pembangunan yang diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur, hunian, pendidikan, hingga penguatan ekonomi.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjalankan program TUMANINAH (Infrastruktur Mantap, Terintegrasi, dan Terarah) yang menyasar peningkatan kondisi jalan kabupaten serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Pembangunan juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni. Program tersebut mencakup perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian tetap dan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana.

Sementara di sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemkab Sukabumi memperkuat sejumlah program, di antaranya Generasi Mencerlang (Mandiri, Cerdas, dan Gemilang), Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, TRENDI (Pesantren Melek Digital), serta Beasiswa Bupati Sukabumi.

Dari sektor ekonomi, masyarakat terus didorong menjadi pelaku utama melalui pengembangan pertanian, perikanan, UMKM-IKM, dan pariwisata. Potensi lokal tersebut diarahkan tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

“Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” kata Bupati.

Menurutnya, tema HJKS ke-156, “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata”, menjadi bagian dari arah pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan.

Potensi pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata, kata Bupati, perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah sekaligus berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan Kabupaten Sukabumi masih cukup besar. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan semakin tepat sasaran, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pertumbuhan Ekonomi Sukabumi Capai 5,69 Persen

Perkembangan pembangunan Kabupaten Sukabumi turut mendapat apresiasi dari Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna.

Ia menyebut pembangunan Kabupaten Sukabumi menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya tercermin dari pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 yang mencapai 5,69 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Menurut Sumasna, potensi agroindustri dan pariwisata Kabupaten Sukabumi masih memiliki ruang untuk terus dikembangkan secara terintegrasi. Pengembangannya perlu didukung dengan penguatan infrastruktur, konektivitas antarwilayah, serta peningkatan pelayanan kesehatan.

DPRD Tegaskan Pembangunan Merupakan Kerja Bersama

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Momentum HJKS ke-156 diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi seluruh pihak untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Sejumlah capaian daerah turut menjadi catatan dalam momentum tersebut, di antaranya penghargaan di bidang pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, Kabupaten Layak Anak, serta keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah untuk ke-12 kalinya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kendaraan bermotor kepada sembilan penerima hadiah wajib pajak oleh Bupati Sukabumi beserta jajaran.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah 


Banpangan 3 Bulan Cair di Cisolok, Data Penerima Jadi Sorotan

  Banpangan Juli-September Mulai Disalurkan, Cisolok Pastikan Tak Salah Sasaran. (sumber foto: Ist). SMartnewsroom.com , SUKABUMI - Penya...

Smart NewsRoom

Informasi

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables